Studi kasus game dan para pembuatnya

Pada studi kasus kali ini, saya akan membahas tentang sebuah game RPG (Role Playing Game), yaitu genre game yang bersifat petualangan tetapi setiap karakternya memiliki sebuah peran yang penting dalam alur game tersebut. Contoh Game yang saya akan coba ambil adalah game Final Fantasy IX. Dikarenakan saya telah memainkan game ini dan telah menyelesaikannya. Game ini dibuat oleh Square (sekarang sudah berganti nama menjadi Square Enix karena penggabungan antara square dan Enix corp). Game Final Fantasy IX ini merupakan sequel ke-9 dari game Final Fantasy sebelumnya. Game ini dibuat untuk Playstation 1.

Game ini berkisahkan tentang seorang pencuri yang bernama Zidane Tribal, yang ditugaskan untuk menculik seorang putri kerajaan, yang nantinya dia dan para kawanannya akan bertarung melawan seorang pemimpin negara yaitu queen brahne yang memiliki ambisi untuk merebut semua tempat di dunia (gaia) agar menjadi daerah nya. Tetapi kemudian alur cerita berubah, saat Zidane dan team mengetahui bahwa brahne hanya digunakan untuk perang oleh seorang penjual senjata bernama kuja.

Game ini merupakan sebuah game dengan skala besar, karena memiliki developer yang sudah ternama di dunia. Juga para pembuat game di game ini sudah sangat terkenal, berikut ini saya akan mencoba untuk menjelaskan siapa saja para orang dibalik pembuatan game ini:

1. Game Designer: Disini game designer bertugas untuk membuat latar dari map, suasana di perkotaan, setting saat bertarung, jalur cerita dari game ini, sifat-sifat dan karakteristik dari karakter game, dan lain lainnya. untuk beberapa orang yang bertugas pada bagian ini di game ini adalah Hironobu Sakaguchi dan Hiroyuki Ito
berikut contoh dari tampilan game saat memasuki latar perkotaan:

2. Artist : untuk artist, bertugas untuk membuat contoh karakter dari game ini, membuat konsep monster-monster/ musuh pada game ini. Orang yang bertugas dalam perkerjaan ini adalah Hideo Minaba, Shuoku Murase , Toshiyuki Itahana. Berikut adalah contoh dari karakter yang dibuat oleh artist pada game ini:

3. Programmer : orang yang bertugas untuk membuat seluruh game ini, yang menjadi inti dari team pembuatan game.

4. Composer: Composer bertugas untuk memberi latar suara pada game ini, untuk membuat permainan semakin menarik, pada game ini, lebih dominan latar suara yang berekstensi MIDI, yaitu latar backsound yang hanya melodi-melodi saja tanpa ada penyanyinya, orang yang sangat berperan penting menjadi composer pada game ini adalah Nobuo Uematsu.


sumber : Wiki

Hubungan antara para pengembang game

Dalam sebuah pembuatan game, pasti dibutuhkan beberapa orang yang berkerja sebagai team untuk membuatnya. Untuk itu, diperlukan suatu hubungan atau sebuah komunikasi yang baik dalam team tersebut. Game Designer yang bertugas untuk membuat alur cerita, gameplay, environtment harus berhubungan dengan Game Artist , karena untuk menentukan alur dari game tersebut, harus diperhatikan juga karakter yang nanti akan dibuat. Misalkan di dalam game, Game Designer ingin membuat suatu daerah hutan, tidak mungkin musuh / monster yang muncul di hutan tersebut berbentuk ikan. Karena itu dibutuhkan komunikasi yang baik antara kedua team tersebut.

Kemudian Game Design dengan Composer, sama seperti diatas, jika Game Designer ingin membuat latar hutan, maka Composer harus membuat latar lagu yang sesuai dengan keadaan hutan, seperti suara burung-burung, atau suara hembusan angin, akan tidak masuk diakal jika latar hutan, tetapi berlatar suara ombak.

Lalu Game Artist dan Programmer, Game artist memberitahukan programmer tentang konsep karakter yang akan dibuat, kemudian programmer akan membuat karakter tersebut dengan coding mereka. Sama halnya hubungan Game Designer dengan Programmer, game designer juga memberi konsep latar yang akan dibuat, dan berkomunikasi dengan programmer yang nantinya membuat latar tersebut.

Team dari pembuatan Game

"Game". Siapa yang tidak mengenal kata satu ini. Hampir semua orang memainkannya, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa pasti pernah bermain game. Di jaman modern ini, game sudah banyak membooming baik secara offline maupun online. Game jaman dahulu biasanya hanya bergrafik standard bahkan dibawah rata-rata (jika dibandingkan dengan game jaman sekarang) dan biasanya hanya bergrafik 2Dimensi. Tetapi di era sekarang, game-game sudah maju dan modern, biasanya bergrafik 3Dimensi dan biasanya didukung oleh hardware-hardware yang modern pula.

Untuk membuat sebuah game yang bagus, tidak dapat dilakukan oleh hanya seorang individu. Diperlukan banyak orang dengan keahliannya masing-masing dalam membuat sebuah game, untuk sebuah game yang besar, memerlukan ratusan orang dalam pembuatannya, mereka dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok memiliki tugasnya masing-masing. Dalam sebuah team untuk membuat game, umumnya mereka dibagi dalam bidangnya masing-masing, misalnya ada beberapa orang yang bertugas dalam membuat alur cerita dari game tersebut, ada yang bertugas untuk membuat program yang akan digunakan untuk game itu, ada pula yang bertugas untuk membuat nada atau lagu untuk mengiringi game tersebut agar lebih menarik.

  • Game Designer merupakan seseorang yang bertugas untuk membuat alur cerita, gameplay, environment, cerita antar tiap karakter, hingga scenario yang dilakukan karakter nantinya didalam game. Game designer pun dapat dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu seorang lead design , Game mechanic designer, Level Designer or environment designer, dan Writer. disini game designer biasanya berkomunikasi dengan semua team dalam pembuatan game, dia berkomunikasi dengan Programmer untuk menjelaskan bagaimana game ini akan berjalan, sehingga programmer dapat membuat code / script untuk game tersebut. Juga berinteraksi dengan game Artist untuk menjelaskan bagaimana karakter yang nantinya akan dibuat. Juga dengan Composer, game designer menjelaskan bagaimana setting pada gamenya, sehingga lagu / nada pengiring gamenya dapat sesuai dengan jalan cerita.

  • Programmer, tugas seorang programmer adalah membuat code untuk game tersebut, sesuai dengan software yang akan digunakan. Programmer juga dibagi menjadi beberapa team, yaitu
  1. -game engine programmer, game engine programmer dibagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu physics engine programmer yang bertugas untuk mengurus fisik dari game yang akan dibuat, dan graphics engine programmer untuk mengurus grafik dari game tersebut.
  2. -Atrificial engine programmer bertugas untuk membuat AI dari game tersebut
  3. -Sound programmer bertugas untuk memprogram dan membuat sound engine
  4. -Gameplay programmer yang bertugas lebih kepada strategi dari game tersebut, implementasti mekanik dan logik dari game, dan "feel" dari game tersebut.
  5. -Scripter
  6. -UI programmer bertugas untuk mengurus user interfaces(interaksi antara manusia dan mesin)
  7. -Input programmer bertugas untuk menulis code yang berhubungan dengan input/masukan/perintah dari game yang tersebut, bagaimana jika nanti kita menekan tombol di input device dan reaksi yang tampil jika tombol tersebut ditekan
  8. -Network programmer bertugas menulis code yang memungkinkan pemain untuk bermain bersama (multiplaying), yang mungkin dapat terhubung dengan LAN(local area network) atau internet.
  9. -Game tools programmer
  10. -Porting programmer bertugas untuk membuat game tersebut dapat dimainkan/digunakan di platform lain, misalnya game yang ada pada PC, nantinya dapat dimainkan di handphone.
  11. -Technology programmer, posisi ini sangat menuntut dari persfektif teknis dan memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang hardware dari platform tujuan
  12. -Generalist biasanya bertugas untuk mencari dimana letak bugs atau error dan menentukan subsistem mana yang diperlukan untuk memperbaikinya.
  13. -Lead game programmer bertugas sangat penting dalam semua pemrograman didalam game. tugas mereka untuk memastikan submodul dari permainan yang sedang di implementasikan dengan baik dan untuk melacak pembangunan dari sudut pandang pemrograman. biasanya mereka hanya mempunyai sedikit waktu untuk menulis code dari programer lain karena mereka juga diharuskan untuk menghadiri meeting dan pertemuan dengan client atau pemimpin dari team lain
  • Game artist yang bertugas untuk membuat tampilan atau character dari suatu game. disini game artist harus melakukan interaksi dengan game designer untuk pembuatannya
  • composer bertugas untuk membuat suara/lagu/nada yang digunakan untuk mengiringi jalannya game tersebut, composer harus berinteraksi dengan game designer untuk menyesuaikan lagu tersebut dengan alur cerita nantinya


sumber&refrensi : source

Membuat Text melingkari Object dengan Menggunakan Blender

Sehubungan adanya tugas softskill yang kelompok saya dapat untuk membuat suatu iklan Gunadarma menggunakan softwere Blender maka kali ini saya akan memberikan tutorial untuk membentuk iklan seperti konsep yang kelompok saya rencanakan. Konsep yang ingin kami buat yaitu membuat tulisan Universitas Gunadarma mengelilingi object yang berbentuk seperti bola. Langkah-langkah untuk membuatnya yaitu sebagai berikut.


Pertama kita buka dahulu program Blender. Kebetulan blender yang saya punya saat ini yaitu Blender ver 2.49b. Saat pertama kali kita memulai program blender maka secara default akan muncul bentuk kotak pada lembar kerjanya. Untuk menghapus object kotak tersebut tekan tombol X atau del kemudian pilih erase select object.



Untuk membentuk bentuk bola maka kita pilih Add-Mesh-UVsphere maka akan muncul kotak dialog Add UV sphere. Klik OK maka akan muncul tampilan bola



Untuk menambahkan teks maka kita pilih Add - Text paka pada lembar kerja akan muncul tulisan TEXT. Untuk mengedit kata-kata maka kita tekan tombol Tab setelah itu kita bisa memasukkan kata/kalimat yang kita inginkan. Lalu untuk membuat tulisan menjadi lebih tebal maka kita atur pada bagian Extrude



Kemudian kita conver text tersebut. dengan cara pilih Object - Conver Object Type lalu pilih Mesh seperti pada gambar dibawah ini.



Kemudian kita akan mengubah bentuk pada bola yang telah kita buat. Pertama kita klik kanan pada bola untuk memilih object tersebut lalu tekan tombol Tab. Kemudian kita tekan tombol E maka akan muncul Extrude, pilih Individual Faces.



Setelah itu kita gerakkan kursor untuk membentuk tampilan seperti pada gambar dibawah ini. Setelah itu klik kiri kemudian tekan tombol Tab untuk kembali ke object (selesai pengeditan bentuk bola)



Kemudian untuk mengubah text yang kita buat agar mengelilingi object yang telah kita buat sebelumnya maka kita tekan tombol Tab. Teks akan berubah menjadi seperti garis-garis kuning seperti pada gambar dibawah ini. Lalu tekan tombol "Shift W" maka secara otomatis tulisan akan menjadi melengkung.



Gerakkan kursor hingga text yang telah kita buat melingkari bentuk bola tersebut. Setelah sudah berbentuk bola maka klik kiri, lalu tekan tombol Tab kembali untuk menyelesaikan pengeditannya.



Untuk melihat bentuk yang kita buat secara keseluruhan kita bisa gunakan tombol angka yang ada pada bagian Num Lock. Dan Tampilan Bentuk yang kita buat tadi jadi seperti gambar dibawah ini



Penulisan juga terdapat di salah satu blog kelompok kami sekaligus sumber penulisan
Adrian Sudana Putra Darmawan
Ardi Adma Kusuma Niagara
Dio Donaika

pengenalan blender

Blender is a free 3D graphics application that can be used for modeling, UV unwrapping, texturing, rigging, water and smoke simulations, skinning, animating, rendering, particle and other simulations, non-linear editing, compositing, and creating interactive 3D applications, including video games, animated film, or visual effects. (Wikipedia.org)
Blender adalah sebuah aplikasi permodelan untuk membuat sebuah objek 3D serta dapat kita simulasikan dalam bentuk aplikasi 3D.

Tampilan Awal Blender



Shortcut Keyboard

TAB (for active 3D object) >> switch between object mode and edit mode
• Select/Deselect All : A
• Layer: M >> `,1,2,3,4,5,6,7,8,9,
• Undo: ctrl + z
• Redo: ctrl + shift + z
• Save As: F2
• Open file: F1
• Selection: C lalu gunakan left click untuk memilih obyek atau gunakan scroll click untuk deselection
• Area Selection: B lalu gunakan left click + drag pada area yg akan diseleksi atau gunakan scroll click untuk deselection
• Limit View: Alt +B
• Menghapus obyek: x atau delete

Sistem

Pengembangan sistem yang mungkin saya pernah lakukan adalah membantu pembuatan robot teman saya. Pada awalnya teman saya mendapatkan tugas untuk membuat sebuah robot sederhana. kebetulan teman saya adalah mahasiswa di jurusan sistim komputer yang berkutat dalam hal hardware atau perangkat keras. dia membuat rancangan dari hardware robot tersebut, kemudian saya membantu untuk memberi saran dalam membuat baris program untuk menjalankan kerja dari robot tersebut. mungkin peran saya dalam pengembangan sistim ini kurang banyak, karena hanya memberi saran kepada teman saya. tetapi alhasil robot tersebut dapat berjalan dengan baik. Demikianlah Pengembangan sistem yang mungkin pernah saya alami..

Papercraft

Papercraft merupakan sebuah kegiatan ataupun hobby yang bersifat seni yang menggunakan kertas sebagai bahan dasarnya. Dengan cara melipat kertas tersebut, atau menempelkannya dengan kertas lain, sehingga susunan kertas tersebut akan membentuk sebuah karya seni.
Origami juga merupakan seni kerajinan tangan yang menggunakan kertas untuk membentuk sebuah karya.

Papercraft dan origami memiliki perbedaan. Origami hanya melipat sebuah kertas untuk membentuk suatu karya, tanpa menempel bagian dari kertas lain pada kertas tersebut. Tetapi cara pembuatan Papercraft biasanya bisa dengan menggunakan perlengkapan tambahan, yaitu dengan lem, atau bisa dengan memotong dan menambahkan bagian-bagian kertas, sehingga menjadi bentuk yang di inginkan.

Berikut merupakan contoh dari sebuah papercraft :


sumber